UIN Alauddin Makassar telah melaksanakan pelatihan TOEFL yang diperuntukkan bagi mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dengan tema "Trik Siluman TOEFL." Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Muhammad Nur Akbar Rasyid, M.Pd., M.Ed., Ph.D., dan didukung oleh anggota panitia yang terdiri dari para akademisi dan mahasiswa. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa, sehingga mereka dapat berkomunikasi secara efektif dalam lingkungan bisnis global serta memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, merupakan salah satu tes yang paling populer di kalangan pelajar dan pekerja. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan tiga aspek utama dari tes TOEFL: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Dengan pembelajaran yang fokus pada strategi cepat dalam menjawab soal, mahasiswa diharapkan dapat memahami cara menganalisis soal dengan lebih efisien. Pelatihan ini diadakan setiap hari Selasa selama bulan Mei 2024 di Ruang Rapat Lantai 1 Perpustakaan Syekh Yusuf UIN Alauddin Makassar, dimulai dari pukul 16.00 hingga 17.30 WITA.
Sebelum pelaksanaan, panitia melakukan berbagai persiapan, mulai dari pembentukan panitia pelaksana hingga penentuan narasumber yang berkualitas. Kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) MPI juga menjadi kunci dalam mengkoordinasikan acara dan menyebarkan informasi melalui sosial media. Materi pelatihan disusun dengan seksama, mencakup bahan ajar yang relevan serta strategi praktis untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai cara efektif menghadapi tes TOEFL.
Dalam pelaksanaan pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Metode interaktif yang digunakan dalam menyampaikan materi membantu mahasiswa memahami teknik menjawab soal dengan lebih baik. Dengan komitmen yang tinggi dari panitia dan dukungan HMJ MPI, pelatihan TOEFL ini berhasil meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa MPI. Ke depan, evaluasi dan umpan balik dari peserta akan menjadi langkah penting untuk pengembangan program pelatihan, sehingga mahasiswa dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tes TOEFL dan meraih kesuksesan dalam pendidikan serta karier mereka.